KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kami hingga tersusun
makalah Topologi Jaringan ini.
Kami
menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih belum sempurna, dan kami sangat
membutuhkan masukan berupa kritik dan saran demi perbaikan dan kesempurnaan
makalah yang kami susun ini.
Kemudian
kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah membantu
menyelesaikan makalah ini semoga Tuhan Yang
Maha Pengasih dan Maha Penyayang selalu memberikan petunjuk kepada kita dalam
membentuk generasi yang berakhlak mulia. Amin.
Lubuklinggau, 10 September 2014
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Topologi
Jaringan adalah studi mengenai pengaturan elemen-elemen dari suatu jaringan,
khususnya hubungan fisik dan lojik antar simpulsimpul. Local Area Network (LAN)
adalah salah satu contoh dari sebuah jaringan yang menunjukkan topologi fisik
dan lojik sekaligus. Suatu simpul dalam LAN akan mempunyai satu atau lebih
hubungan dengan satu atau lebih simpul di dalam jaringan dan pengaturan
hubungan-hubungan dan simpul-simpul ini dapat dibuat dalam bentuk graf yang
berbentuk geometris yang dapat menentukan topologi fisik dalam suatu jaringan.
Selain itu, pengaturan aliran data antar simpul di dalam jaringan menentukan
topologi lojik dalam suatu jaringan.
Penting
untuk diperhatikan bahwa topologi fisik dan lojik mungkin identik di dalam
jaringan manapun tetapi mungkin juga berbeda.
Suatu topologi jaringan ditentukan
hanya oleh pengaturan grafis dan pengaturan hubungan fisik atau lojik antar
simpul. Topologi secara teknis adalah bagian dari teori graf. Jarak antar
simpul, hubungan fisik, dan atau tipe sinyal mungkin berbeda dalam dua jaringan
tersebut dan mungkin juga topologi mereka mirip.
Beberapa
orang mungkin berpikir bahwa sebuah topologi sebagai bentuk atau struktur maya.
Bentuk ini mungkin tidak secara langsung berhubungan dengan keadaan letak fisik
suatu alat dalam jaringan. Sebagai contoh, komputerkomputer di dalam LAN
rumahan mungkin diatur dalam sebuah lingkaran di dalam sebuah ruang keluarga
tetapi itu mungkin tidak seperti mencari topologi cincin yang sebenarnya. Dua
jaringan dikatakan mempunyai topologi yang sama apabila pengaturan hubungannya
sama, walau hubungan fisik, jarak antar simpul, dan tipe sinyalnya berbeda.
1.2. Tujuan
Berdasarkan
latar belakang di atas, paper ini bertujuan untuk mengetahui tentang
jenis-jenis topologi jaringan beserta kekurangan dan kelebihannya.
1.3. Lingkup Masalah
Masalah
jenis-jenis topologi jaringan dipandang relatif luas. Dalam tulisan paper ini
hanya lebih menekankan pada topologi fisik dan logik.
1
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1
Topologi
Jaringan
Topologi
jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun
berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti
topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di
lapangan.
2.2
Jenis-Jenis Topologi Jaringan
1.
Topologi Bus
Gambar
1 : Prinsip Kerja Topologi Bus
Topologi
ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam
topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan
beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu
terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun
jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya
kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus
atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak
akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.
Topologi
bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi
menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung
network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah
dihubungkan satu sama lain.
2
Kesulitan
utama dari penggunaan kabel
sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah
kabel sepaksi yang digunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau
tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface
card) yang digunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai
kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan
basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk
menghubungkan dengan client atau node.).
Pada
topologi
bus dua ujung jaringan
harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk
memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan
kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya
dengan men tap Ethernetnya
sepanjang kabel.
Instalasi
jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer.
Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data
karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka
akan mengganggu kinerja dan
Ciri-ciri
Topologi Bus :
1.
Teknologi lama,
dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris.
2.
Tidak membutuhkan
peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/computer.
3.
Sangat berpengaruh pada
unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu
computer.
4.
Kabel “cut” dan
digunakan konektor BNC tipe T.
5.
Diujung kabel dipasang
50 ohm konektor.
6.
Jika kabel putus maka
komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
7.
Susah melakukan
pelacakan masalah
8.
Discontinue Support.
Kelebihan
Topologi Bus :
a.
Layout kabel sederhana
sehingga instalasi relatif lebih mudah
b.
Kerusakan satu komputer
client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya
c.
Hemat kabel sehingga
biaya instalasi relatif lebih murah
d.
Penambahan dan pengurangan
terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
e.
Keunggulan topologi Bus
adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan
dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
3
f.
Hemat kabel.
g.
Layout kabel sederhana.
Kekurangan Topologi Bus :
a.
Jika kabel utama (bus)
atau backbone putus maka komunikasi gagal
b.
Bila kabel utama sangat
panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit
c.
Kemungkinan akan
terjadi tabrakan data(data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan
dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.
d.
Keamanan data kurang
terjamin
e.
Diperlukan repeater
untuk jarak jauh
f.
Kelemahan dari topologi
ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan
jaringan akan mengalami gangguan.
g.
Kepadatan pada jalur
lalu lintas.
h.
Diperlukan Repeater
untuk jarak jauh
2. Topologi
Ring
Gambar 2 : Prinsip Kerja Topologi Ring
Disebut topologi ring
karena bentuknya seperti cincing yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan
akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan
concenrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari
setiap komputer yang terhubung.
Topologi cincin adalah topologi jaringan
berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya,
sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.Pada Topologi
cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan
memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat
saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian
meneruskannya pada
perangkat sesudahnya,
proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.
4
TOKEN berisi informasi
bersamaan dengan data yang berasal dari komputer sumber, token kemudian akan
melewati titik/node dan akan memeriksa apakah informasi data tersebut digunakan
oleh titik/node yang bersangkutan, jika ya maka token akan memberikan data yang
diminta oleh node untuk kemudian kembali berjalan ke titik/node berikutnya
dalam jaringan. Jika tidak maka token akan melewati titik/node sambil membawa
data menuju ke titik/node berikutnya. proses ini akan terus berlangsung hingga
sinyal data mencapi tujuannya.
Dengan cara kerja
seperti ini maka kekuatan sinyal dalam aliran data dapat terjaga. Kemampuan
sinyal data dalam melakukan perjalanan disepanjang lingkaran adalah hal yang
sangat vital dalam Topologi cincin.
Pada topologi cincin, komunikasi data dapat
terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI
mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan
dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam
jaringuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Kelebihan Topologi Ring :
a.
Mudah untuk dirancang
dan diimplementasikan
untuk
aliran data yang berat sekalipun.
c.
Mudah untuk melakukan
konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
d.
Mudah untuk melakukan
pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan
konfigurasi point to point
e.
Hemat kabel
f.
Tidak akan terjadi
tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node
yang dapat mengirimkan data
Kelemahan Topologi Ring :
a.
Peka kesalahan,
sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya
seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin
ganda (dual ring).
b.
Pengembangan jaringan
lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan
mempengaruhi keseluruhan jaringan.
c.
Kinerja komunikasi
dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node yang terdapat pada
jaringan.
e.
Dapat terjadi
collision[dua paket data tercampur
f.
Diperlukan penanganan
dan pengelolaan khusus bandles
5
3. Topologi
Star
Gambar 3 : Prinsip Kerja Topologi Star
Topologi bintang atau
yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah
menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh
alat yang di pakai disini adalah hub, switch, Dan lain-lain.
Pada gambar jelas
terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang
saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali
diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam
penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan
pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi
ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel,
kontrol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau
seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di
gunakan.
Disebut topologi star
karena bentuknya seperti bintang, sebuah alat yang disebut concentrator bisa
berupa hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan
dihubungkan ke concentrator ini.
Kelebihan Topologi Star :
a. Kerusakan
pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan
station yang terpaut.
b.
Tingkat keamanan
termasuk tinggi.
c.
Tahan terhadap lalu
lintas jaringan yang sibuk.
d.
Penambahan dan
pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
e.
Akses Kontrol terpusat.
f.
Kemudahan deteksi dan
isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
g. Paling
fleksibel.
6
Kekurangan Topologi star :
a.
Jika node tengah
mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
b.
Boros dalam pemakaian
kabel.
c.
HUB jadi elemen kritis
karena kontrol terpusat.
d.
Peran hub sangat
sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan
down.
e.
Jaringan tergantung
pada terminal pusat.
f.
Jika menggunakan switch
dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
g.
Biaya jaringan lebih
mahal dari pada bus atau ring.
h.
Gambar susah.
4. Topologi
Tree
Topologi pohon atau di
sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan
topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang
bertingkat.
Gambar
4 : Prinsip Kerja Topologi Tree
Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu
komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang
jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral
yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.
Topologi pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media
transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.
Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara
topologi bintang
dan topologi bus.
Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu
topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer
dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang
punggung.
7
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi
jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar
sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah
digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki
semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem
jaringan komputer.
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan
simpul atau node. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat
mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu
melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer
dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus
melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7.
Keungguluan jaringan pohon seperti ini adalah, dapat
terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan
dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada
kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah,
apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok
lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja
jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
Kelebihan
topologi tree :
a.
Memungkinkan untuk
memiliki jaringan point to point
b.
Mengatasi keterbatasan
pada topologi star, yang memiliki keterbatasan pada titik koneksi hub.
c.
Topologi tree membagi
seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur.
d.
Topologi tree ini
memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan
fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.
Kekurangan
topologi tree :
a.
Karena bercabang maka
diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa
transmisi data ditujukan.
b.
Perlu suatu mekanisme
untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.
c.
Kabel yang digunakan
menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam
pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
d.
HUB menjadi elemen
kritis.
8
5. Topologi Mesh
Gambar
5 : Prinsip Kerja Topologi Mesh
Topologi
Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Karena tidak
teratur maka kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi, dan ada kemungkinan
boros dalam pemakaian media transmisi. setiap perangkat Setiap prrangkat terhubung
secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya,
dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan
perangkat yang dituju (dedicated links).
Topologi
jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana
setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di
dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat
berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan
demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi
mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap
perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan
maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O
ports).
Berdasarkan
pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer
akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar
komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 =
10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak
5-1 = 4 port (lihat gambar).
9
Kelebihan
Topologi Mesh :
a.
Hubungan dedicated
links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui
komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus
untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara
beramai-ramai/sharing).
b.
Memiliki sifat Robust,
yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena
rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak
akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
c.
Privacy dan security
pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua
komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
d.
Memudahkan proses
identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
e.
Dapat berkomunikasi
langsung dengan perangkat tujuan.
f.
Data dapat di kirim langsung
ke computer tujuan tanpa harus melalui computer lainnya lebih cepat. Satu link
di gunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang di tuju.
g.
Memiliki sifat Robust,
yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena
rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak
akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
h.
Mudah dalam proses
identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kekurangan Topologi Mesh :
a.
Membutuhkan banyak
kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka
diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan
kebutuhan kabel dan Port).
b.
Hal tersebut sekaligus
juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus
terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan
konfigurasi menjadi lebih sulit.
c.
Banyaknya kabel yang
digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan
tempat komputer-komputer tersebut berada
d.
Setiap perangkat harus
memiliki I/O port. Butuh banyak kabel sehingga butuh banyak biaya.
e.
Instalasi dan
konfigurasi lebih sulit karena komputer yang satu dengan yang lain harus
terkoneksi secara langsung.
f.
Biaya yang besar
untukmemelihara hubungan yang berlebih
10
6. Topologi
linear
Gambar 6. Topologi Linear
Topologi ini merupakan perluasan dari dari topologi bus dimana kabel utama
harus dihubungkan ke tiap titik komputer menggunakan T-connector. Topologi tipe
ini merupakan jenis yang sederhana menggunakan kabel RG-58.
Kelebihan :
a. Sederhana jaringannya
b. Hemat kabel
c. Mudah untuk dikembangkan
Kekurangan :
1. Deteksi kesalahan sangat kecil
2. Keamanan kurang terjamin
3. Lalu lintas data tinggi
4. Kecepatan transfer tergantung kepada jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah
Kelebihan :
a. Sederhana jaringannya
b. Hemat kabel
c. Mudah untuk dikembangkan
Kekurangan :
1. Deteksi kesalahan sangat kecil
2. Keamanan kurang terjamin
3. Lalu lintas data tinggi
4. Kecepatan transfer tergantung kepada jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah
11
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Topologi
jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur
dasar penyusun jaringan yaitu node,link dan station. Topologi terdiri dari
beberapa jenis yaitu topologi bus, topologi ring, topologi star, topologi tree,
dan topologi mesh, yang masing-masingnya mempunyai kelebihan dan kekuragan.
Dalam
perbandingan antara semua topologi yang sudah dijelaskan sebelumnya, topologi
yang paling baik digunakan yaitu topologi star karena jika salah satu omputer
down tidak mempengaruhi yang lain & pelacakan kesalahan sangat cepat dan
akses ke omputer lain lebih cepat & mudah untuk di upgrade.
3.2
Saran
Dalam
makalah ini penulis menyarankan agar pembaca dapat mengerti mengenai topologi
jaringan dan pembagian-pembagiannya.
Penulis
menyadari bahwa makalah ditulis ini belum sempurna, oleh karena itu penulis
mengharapkan kritikan yang positif agar dapat mengoreksi kesalahan yang ada
dalam makalah ini.
12
DAFTAR
PUSTAKA
Wikipedia
The Free Encyclopedia. (2011)
13
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR…..................................................................................i
DAFTAR
ISI…................................................................................................ii
BAB
I PENDAHULUAN…...........................................................................1
BAB
II PEMBAHASAN….............................................................................
A. Pengertian Topologi Jaringan 2
B. Jenis-Jenis Topologi Jaringan 2
1. Topologi Bus 2
2. Topologi Ring 4
3. Topologi Star 7
4. Topologi Tree 9
5. Topologi Mesh
6.
Topologi Linear 11
BAB
III PENUTUP 15
A. Kesimpulan 15
B. Saran 15
DAFTAR
PUSTAKA 16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar